SEBUAH GAYA HIDUP MEMBERI

…apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya…
…selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik
kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
(Galatia 6:7-10)

Billy Sindoro Notes #3

Billy sindoro yakin  kita semua tahu bahwa setiap aksi mendatangkan reaksi. Dalam prinsip tabur-tuai, billy sindoro mengatakan bahwa Alkitab meyakinkan kita bahwa apapun yang kita tabur akan kita tuai. Bahkan billy sindoro memberikan contoh lagi bahwa Isaac Newton mengungkapkan prinsip ini dalam hukumnya yang terkenal, “Untuk setiap aksi akan timbul reaksi yang setara  dan berlawanan.

Billy sindoro mengutip apa yang dikatakan Rasul Paulus  bahwa ketika kita menabur dalam daging, kita akan menuai kebinasaan. Billy sindoro mengajak kita memperhatikan bahwa Rasul Paulus menekankan bahwa ketika kita gagal untuk memberi, berarti kita menabur dalam daging; tetapi bila kita setia dalam memberi, berarti kita menabur dalam Roh.

Billy sindoro yakin bahwa Tuhan pasti akan memberkati kita bila kita memberi bagi orang lain dan pekerjaanNya. Billy sindoro mengatakan bahwa Ia akan memastikan bahwa kita menuai sesuai dengan apa yang kita tabur, bahkan menurut billy sindoro tuaian yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan, tuaian yang tidak hanya mencakup hal keuangan saja.

Menurut billy sindoro, orang-orang yang suka memberi cenderung penuh dengan gairah, berapi-api dan antusias dengan kehidupan, tidak mudah menyerah, penuh dengan inspirasi, memikirkan cara-cara baru untuk memberkati dan menciptakan kesempatan-kesempatan bagi diri sendiri dan bagi orang lain.

Billy sindoro mengajak kita merenungi bahwa ketika kita lahir baru dan menerima keselamatan, motivasi dalam hidup kita harus berubah dari “menerima” menjadi “memberi”, mengikuti teladan Kristus. Menurut billy sindoro, sesungguhnya sejak lahir baru kita hidup untuk memberi, bukan menerima. Ketika Rasul Paulus di dalam Galatia 6:7-10 menggunakan kata “kesempatan”, ia sedang memandang bahwa kita adalah orang-orang yang selalu mencari kesempatan untuk memberi bagi orang lain, bukan untuk menerima dari mereka. Inilah yang disebut orang-orang yang memiliki mentalitas Kerajaan (Kingdom Mindset).

Billy sindoro yakin bahwa Tuhan mengasihi hati orang-orang yang senang memberi. Ia akan mengisi lumbung-lumbung dan bejana-bejana mereka sampai penuh melimpah. Inilah hukum tabur-tuai yang dinyatakan Tuhan: yang menabur banyak akan menuai banyak (Luk.6:38; II Kor.9:6). Billy sindoro kembali menjelaskan bahwa memberi adalah jalan untuk hidup dalam berkat Tuhan. Tidak ada lagi tempat untuk kemiskinan, apalagi mengemis-ngemis dan berhutang kesana kemari bagi mereka yang hidup menjadi bendahara-bendahara Tuhan yang dapat dipercaya.

Menurut billy sindoro, inilah waktu untuk membangun dan mengembangkan gaya hidup memberi (bukan diberi) agar kita mengalami janji-janji Tuhan, agar kita selalu menang, tidak kalah.

 

Lord, You love the cheerful giver, who with open heart and hand

billy sindoro

 

0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.
Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.